Mobil Semar T dan Semar G hasil kreasi mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo

Mobil Semar-T dan Semar-G hasil kreasi mahasiswa UNS2 mobil tipe city car dipamerkan dalam kegiatan Pameran Industri Kreatif di Lembah Fakultas Teknik, Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo. Pameran ini digelar tiga hari dari 11-13 Maret untuk memeriahkan Dies Natalis ke-36 UNS. Mobil ramah lingkungan berwarna biru dan hijau ini diberinama Semar-T dan Semar-G. Semar-T dijalankan dengan tenaga listrik, sementara Semar-G dijalankan dengan bahan bakar bioetanol. Karya membanggakan ini adalah inovasi mahasiswa Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Sebelas Maret Solo.

Desain, pemasangan mesin, body semua dikerjakan sendiri oleh mahasiswa S-1, S-2 dan S-3 dalam proyek bernama Smart Electric Vehicle City Car (SECC). Hanya roda gigi yang diambil dari onderdil mobil lain. Ketua tim perakit Semar-T, Dimyadi, mengaku SECC menjadi inovasi pertama di Indonesia yang menggabungkan kecerdasan buatan ditambah perbaikan torsi atau daya hentakan mesin dengan kapasitor sehingga mesin lebih responsif. Ketika diuji coba, jarak tempuh maksimal dalam jalan datar 40-50 km/jam.

Keuntungan dari mobil listrik ramah lingkungan ini adalah penggunaaan transportasi listrik akan memberikan efisiensi rata-rata dua kali lipat daripada penggunaan transportasi berbasis mesin bakar. Penggunaan transportasi listrik akan mengembalikan kualitas udara dalam kita kendaraan listrik tidak mengeluarkan gas sisa pembakaran.